LightBlog

Followers

Blog Archive

Find Us On Facebook

Categories

Translate

Breaking

Recent In Internet

Recent Post

Video Of Day

Facebook

LightBlog

Recent

Adbox

Technology

Popular Posts

Surat Untuk Masa

Untukmu yang selalu melangkah angkuh tanpa ampun,

Engkau menjadi salah satu alamat terpilih yang ingin kutuju. Taukah kau mengapa, masa? Aku ingin mengucapkan beribu maafku karena sering tak bijaksana menghargaimu. Melewatkanmu bergulir di atas kepala begitu saja, menjamah usia, dari fajar hingga tiba saat sang senja harus menutup mata.

Tapi masa, aku juga tak bisa menyebutkan bilangan rasa terima kasihku karena telah memberiku berbagai macam kisah berharga. Menyaksikanku tumbuh dewasa dengan mimpi-mimpi jenjang yang penuh asa. Atau menemaniku melukis mimpi di langit-langit kamar, bercanda dengan ilusi tak berlogika, bahkan menyeduh malam dengan beribu kenangan yang berbekas di setiap kata.

Keberadaanmu adalah sebuah penguatan bagiku, ketika aku belajar bagaimana mengikhlaskan yang telah berlalu, ketika aku terpaksa harus memasung bagian hulu dengan terburu-buru. Tapi masa, aku tak ingin (juga) terburu membunuhmu, karena aku harus tetap setia melewati setiap linimu.

Masa, kau adalah teman sejati setiap peristiwa. Induk dan anak-anakmu yang kuberi nama (masa) lalu dan (masa) depan tak akan pernah lepas dariku, sekalipun aku tak termasuk orang yang peduli terhadap keduanya. Tak apa, meskipun aku lebih peduli apa yang harus aku lakukan untukmu sekarang ketimbang harus memanggilmu yang terdahulu kembali atau memaksamu yang masih tersimpan hadir di hadapan.

Dan, tetaplah berjalan sebagaimana kau harus berjalan, tetaplah berlari karena kau adalah dewa bagi para sang pemimpi.

Dan, tetap berikan penguatan pada jiwa-jiwa yang sedang menahan kesakitan. Karena kau adalah sang penyembuh cidera yang paling mengesankan.

Dariku,

Yang sedang berusaha menghargai keberadaanmu

#30harimenulissurat

Labels: Surat
0 Komentar untuk " Surat Untuk Masa "

Lieve your comment below...

Back To Top