LightBlog

Followers

Blog Archive

Find Us On Facebook

Categories

Translate

Breaking

Recent In Internet

Recent Post

Video Of Day

Facebook

LightBlog

Recent

Adbox

Technology

Popular Posts

Ketika cinta telah benar-benar kehilangan maknanya

Sebagian orang memilih pergi dan berhenti berjuang karena ketidaksesuaian apa yang mereka beri dengan apa yang mereka terima. Ada pula yang kemudian saling meninggalkan hanya karena mereka tak sepaham, tak mampu saling mengerti atau mungkin karena perbedaan pandangan. Dan parahnya lagi segelintir orang tidak mampu bertahan karena merasa bisa mendapatkan yang lebih baik.

Pernahkah sebentar saja berfikir, cinta monyet itu lebih terasa maknanya ketimbang cinta-cintaan orang dewasa. Masalahnya terdapat pada cinta yang dimiliki orang dewasa harus melalui banyak sekali banyak pertimbangan. Harus yang seagama, harus yang sederajat, harus yang cantik, harus yang mapan, harus yang pengertian, harus yang sesuku, harus yang sebudaya dan senegara, harus pintar masak.

Andaikan saja cinta monyet itu berlaku pada pandangan orang-orang dewasa. Andaikan cinta hanya sesimpel berkenalan– lamaran- nikah. Coba saja cinta hanya peduli dengan satu sisi, “aku suka sama dia”

Mungkin tanpa kita sadari, ketika beranjak dewasa kita telah banyak kehilangan makna dari cinta itu sendiri. Bukankah cinta itu harusnya datang tanpa sebuah alasan, bukan karena dia cantik, mapan, atau sepaham. Well... jalan pikiran orang dewasa itu memang rumit.

Labels: Artikel
0 Komentar untuk "Ketika cinta telah benar-benar kehilangan maknanya"

Lieve your comment below...

Back To Top