Orang bilang, jangan pernah menengok ke belakang agar kita bisa meraih masa depan yang cerah dengan tenang. Cukup terus saja berjalan, jangan sampai lengah dan terusik dengan masa lalu yang sudah tinggal di belakang.
Orang bilang, masa lalu yang buruk itu tak perlu dikenang. Jadikan itu pelajaran saja biar kamu bisa semakin tegar menghadapi apapun yang kelak menjadi penghalang.
Tapi tidak juga,
Sesekali kamu harus menengok ke belakang, untuk sekedar tahu bahwa kini kekuatanmu sudah semakin berkembang. Dengan ini, kamu akan menjadi sadar bahwa kamu sudah semakin menjadi dewasa sekarang.
Dulu, ketika untuk pertama kalinya kamu patah hati, kamu cuma bisa menangis dan meringkuk di kamar sesenggukan. Ketika pertama kali nilai rapormu turun dan orang tuamu memarahimu habis-habisan, lagi-lagi kamu cuma bisa mengadu sambil menangis di pelukan teman. Sampai pada akhirnya, hal-hal buruk yang lebih besar, kegagalan, kehilangan, bahkan pengkhianatan sudah berkali-kali kamu dapatkan.
Benar kan, sekali-kali kamu harus mengenang. Banyak hal yang sudah kamu lewati dan kamu tinggalkan jauh di belakang. Banyak sekali badai, hujan, atau bahkan panas tahunan yang tanpa sadar sudah kamu lewati sampai sekarang kamu bisa menjadi sekuat ini.
Pada saatnya nanti, ketika masalah yang datang mungkin jauh lebih besar dan banyak dari ini, kamu hanya akan bertanya pada dirimu sendiri sendiri, “Apa lagi, ini?” Lalu mulai menertawai kegagalanmu yang kesekian kali. Jatuh, untuk kemudian bangkit lagi. Jangan cuma bangkit sekali, tapi harus berkali-kali. Kalau perlu, kamu harus berlari!
Hingga kamu tak akan pernah takut pada apapun lagi, karena hanya akan ada dua hal yang kamu takutkan di dunia ini: Tuhan dan mati.



0 Komentar untuk "Sesekali"
Lieve your comment below...