Saya lebih setuju kalau Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional ketimbang Bahasa Inggris. Kenapa? Karena ternyata Bahasa Indonesia itu Bahasa yang paling konsisten sedunia. Terbukti kan kita tidak perlu merubah sebuah kata sesuai waktu terjadinya seperti di Bahasa Inggris. Dan setiap kata kerja aktif tinggal diimbuhi me- dan kata kerja pasif diimbuhi dengan di- kalau bahasa inggris?
Dan inilah kenapa seorang English Learner dari Indonesia selalu kesulitan dalam memproduksi tulisan dalam Bahasa Inggris karena keterbiasaan dalam bahasa sehari-sehari mereka. Alhasil English yang mereka produksi sangat-sangat Indonesia banget. Terlebih lagi background bahasa mereka yang sudah benar-benar menjadi habit yang sulit diberantas. Semakin lengkap sudah acakadul yang mereka buat pada selembar kertas yang tertuang dalam Bahasa Inggris. Belum lagi penguasaan grammar yang masih sangat minim, aturan-aturan menyusun phrase, dan sebagainya. Dalam speaking skill okelah, kesalahan seperti ini masih bisa ditolerir, tapi dalam kesalahan penulisan hal ini sangat-sangat tidak bisa dimaafkan.
Lalu kesalahan apa saja yang sering dibuat oleh orang Indonesia ketika menulis dalam Bahasa Inggris?
1. Preposisi with, over, dan by
Jika dalam Bahasa Indonesia preposisi “dengan” bisa bebas diletakkan di mana saja, dan di belakang “dengan” bebas diikuti oleh alat atau orang atau apapun namun tidak demikian dalam Bahasa Inggris. Kita sering kali seenaknya saja menerjemahkan dengan ke bahasa Inggris dengan with. Padahal tidak demikian. Semisalanya saja kita ingin bilang “Dengan mencintai kamu, saya merasa bahagia.” dalam bahasa inggris. Ternyata kita tidak boleh bilang “With loving you, I feel happy.”
Jika kita bahas lebih jauh ada 3 bentuk preposisi dalam Bahasa Inggris yang sejajar dengan kata “dengan” dalam bahasa Indonesia.
a. Preposition with
- Digunakan jika kita terlibat sesuatu, semisalnya:
• I ordered a sandwich with a drink.
• He was with his friend when he saw me.
- Digunakan dalam konteks “mempunyai sesuatu”
• I met a guy with green eyes.
• People with a lot of money are not always happy.
- Digunakan untuk menyatakan “memakai”
I wrote a letter with the pen
This is the soup that I made with rice and barley.
- Digunakan untuk menyatakan perasaan
I am emailing you with my sincere apology.
He came to the stage with confident.
- Digunakan untuk menyatakan persetujuan atau pemahaman
Are you with me?
She agrees with me
b. Preposition by
- Digunakan untuk menyatakan seseorang yang melakukan sesuatu dalam bentuk pasif
The branch office was closed by the head office.
- Digunakan untuk menyatakan aksi dengan tujuan khusus
You can pass the exam by preparing it
I expressed my feeling toward him by writing a message.
- Digunakan untuk menunjukan sebuah arti atau cara
I came here by subway
Setelah melihat penjelasan di atas jelaslah bahwa kita seharusnya menuliskan “Dengan mencintai kamu, saya merasa bahagia” dengan “By loving you, I feel happy.” Karena loving di sini bukan menunjukkan perasaan melainkan menyatakan aksi dengan tujuan khusus. Berbeda lagi kalau kita bilang “Saya mengungkapkannya dengan perasaan cinta” Barulah kita memakai with sehingga kalimatnya menjadi “I express it with love.”
2. Pemilihan kata yang kurang tepat
Seringkali saat kita menulis kata kata kita menjadi rancu hanya karena kita kurang tepat dalam membidik kata untuk kita tampilkan dalam kalimat kita.
Semisalnya saja ada tulisan seperti ini.
“They use the bus when they come to school. They also don’t forget to use the uniform.”
Itu benar-benar pemilihan kata yang salah total. Ingatlah bahwa Bahasa Ingggris itu memiliki kata kerja yang teramat banyak dan tentunya maknanya sendiri-sendiri. Ada kata wear yang artinya memakai sesuatu yang nempel di badan. Dan tentu saja bukan memakai bus tapi dengan bus. Sehingga kita memakai by dalam konteks ini. Ini semua terjadi karena habit Bahasa Indonesia kita yang masih sangat mendominasi.
“Kamu pulang pakai apa?”
“Pakai motor.”
3. Konteks kalimat yang salah
Misalnya ada kalimat seperti ini : I’m easy to learn English.
Sekilas, kalimat tersebut Nampak benar dan kita mengartikannya Saya mudah untuk belajar Bahasa Inggris. Tapi mari kita pahami lagi maknanya. Dalam konteks ini, kita ingin menyatakan mudah untuk apanya, untuk saya, atau untuk belajarnya? Sehingga kalimat tersebut seharusnya seperti ini, “It is easy for me to learn English.” Kalau kalian bilang I’m easy, kalian bisa jadi dikatakan gampangan haha.
4. Penggunaan adjective dalam bentuk –ed atau –ing
Kenapa saya mencantumkan kesalahan ini dalam posting? Karena pengalaman saya beberapa waktu lalu ketika stalkingan di Beranda Facebook dan melihat status salah seorang teman saya menuliskan sepertin ini: “I’m so boring.” Saya ketawa waktu itu. Memang benar kalimat itu sudah benar menurut grammarnya. Tapi kalau diartikan, “Saya sangat membosankan”. Entah sebenarnya dia mau bilang “saya bosan” atau bagaimana. Untuk itulah hati-hati dalam menulis status di facebook dalam Bahasa Inggris, salah penggunaan beda maknanya. Boring disini berarti membosankan, sedang bosan adalah bored. Hal ini juga berlaku juga untuk kata Confusing-confused dan interested-interesting, dan masih banyak lagi jenis kata adjective lain yang sejenis.
Belajar Bahasa Inggris memang susah-susah gampang. Dan berhati-hatilah untuk menuliskan sesuatu, kalau tidak benar bisa berbeda maknanya. Kita memang orang Indonesia, namun kalau bisa jangan pernah menciptakan English sendiri dengan gaya bahasa kita. Keduanya memiliki eksistensinya masing-masing.


2 Komentar untuk "Kesalahan Yang Sering Dilakukan dalam English Writing"
goood
Thanks :D
Lieve your comment below...