LightBlog

Followers

Blog Archive

Find Us On Facebook

Categories

Translate

Breaking

Recent In Internet

Recent Post

Video Of Day

Facebook

LightBlog

Recent

Adbox

Technology

Popular Posts

Program Hamilku

Hamil dan menjadi ibu adalah keinginan bagi hampir seluruh bagian umat wanita di bumi. Seperti sudah kesepakatan bersama dan menjadi judgement yang tercipta di masyarakat, rasa-rasanya belum lengkap terlahir sebagai wanita kalau belum merasakan hamil kemudian menjadi ibu. Terlebih untuk pasangan suami istri yang baru saja menikah, problema soal kehamilan ini seringkali menjadi masalah yang pelik.

Ada yang terlampau cepat diberi kepercayaan untuk hamil setelah menikah, sampai-sampai dia mengaku belum siap menjadi ibu, belum lagi nanti tuduhan miring dari orang sekitar bahwa dia hamil duluan dan sebagainya.  Ada pula yang harus bersedih karena sudah bertahun-tahun menanti kehadiran buah hati tapi si bulan tetap datang dengan rutin. 

Di awal rencana, aku tak ingin buru-buru memiliki momongan. Bahkan suami pun ikut menyetujui sampai-sampai kita juga menerapkan KB alami beberapa kali, (keluar di luar ketika berhubungan di masa subur) agar si bayik tak buru-buru jadi. Terlebih lagi, haidku menjadi semakin tidak teratur. Pernah waktu itu aku tidak haid selama lebih dari 3 bulan, bahkan 4 bulan.

Di awal menikah, aku juga sempat mengalami keputihan parah yang gatal dan berbau. Akhirnya aku konsultasi di bidan, sampai akhirnya aku diresepkan obat aneh yang dimasukkan ke dalam lubang miss v semalaman agar bakteri keluar pada pagi harinya. Aku diresepkan obat ini untuk 7 hari. Waktu itu harga per butirnya 22.000. Jadi total aku harus membayar 154.000 untuk 7 butir. Oh iya, obat ini gampang sekali meleleh jadi harus disimpan di kulkas dan nggak bisa ditaruh di suhu ruang terlalu lama. Alhamdulillah setelah pemakaian hari ke 6 keputihanku sudah sembuh jadi aku memilih stop pemakaian karena terlalu ribet.

Ini obat yang diresepkan waktu itu
Melewati 5 bulan 6 bulan menikah sudah banyak yang tanya kenapa belum juga memiliki momongan. Haidku semakin tidak teratur karena tempat kerjaku jauh dan kadang macet di jalan bikin stres juga. Siklus haid normal berlangsung 28-35 hari, tapi aku bahkan sampai 2 bulan sekali baru haid. Semakin worried melihat kelainan-kelainan rahim yang bersliweran di instagram tentang pcos, rahim terbalik, endometrium, sampai kista, bahkan kanker. 

In the end, aku memutuskan untuk program hamil alami. Aku mencoba merutinkan minum serbuk zuriat yang dicampur sama madu murni. Ternyata di online shop banyak banget yang menjual paket program hamil, mulai kurma muda dan zuriat, atau bahkan ramuan-ramuan kesuburan alami. 

Contoh paket promil


Madu dan serbuk zuriat yang aku minum

Serbuk zuriat ini terbuat dari buah zuriat yang sudah dikeringkan dan dijadikan serbuk, jadi lebih praktis dibandingkan harus motek buah zuriat sendiri yang kerasnya kayak kelapa kering. Jadi aku biasanya menyeduh serbuk zuriat pakai air hangat pagi-pagi, jangan lupa dicampur madu sambil diaduk. Diamkan sekitar 1 jam biar serbuknya mengendap, soalnya sumpah gaenak banget rasanya kalo ikutan ketelen. :D

Oh iya, selain pakai serbuk zuriat, aku juga beli testpack lusinan sama rutin cek kesuburan pakai ovutest strip (ovulation test). Jadi, ovutest itu hampir sama seperti testpack cara kerjanya, cuma dia mendeteksi kadar LH pada wanita untuk mengetahui masa subur. Ini adalah kegunaan ovutest yang aku ambil dari halodoc.com. Aku memutuskan untuk pakai ini karena aku dan suami susah sekali berhubungan rutin setiap 3 hari sekali. Aku sama suami sering capek di kerjaan dan malah kadang gak efektif kalau harus berhubungan rutin.


Ini merk ovutest yang aku pakai, harganya sekitar 3000 per pack


Indikasi Umum
Untuk menguji masa kesuburan wanita
Deskripsi
OVUTEST STRIP merupakan alat uji masa subur pada wanita dengan mengukur kadar LH pada urine. Ovutest bekerja dengan cara bereaksi (berubah warna atau memunculkan tanda) satu hari sebelum masa subur, dimana kenaikan LH yang diproduksi oleh kelenjar pituitari sudah terjadi.




Jadi, semakin dekat dengan ovulasi, garis pada Ovutest akan menunjukkan dua garis, pada hari-H ovulasi, dua garis pada ovutest yang sudah dicelupkan pada urin akan terlihat tebal. Inilah saat yang tepat untuk berhubungan intim ya.

Terus bagaiman kelanjutan program hamilku? Ketika mendekati hari ovulasi, aku sama suami komit untuk melakukan HB 2 hari sekali. Karena sperma bisa bertahan paling tidak 3-5 hari saja di dalam rahim. Bulan ketiga program, suamiku sakit tipes lumayan parah sampai harus off kerja selama 2 hari. Aku yang waktu itu harus kerja dan mengurus suami sakit dan begadang, malah ikut-ikutan sakit. Awalnya aku cuma sakit flu biasa, seminggu kemudian aku batuk-batuk lumayan parah dan demam. 

Selang seminggu kemudian, batuk tak kunjung membaik, demam turun hanya kalau setelah minum obat dari klinik. Di klinik pertama katanya saya kena gejala tipes, jadi harus makan bubur dulu gaboleh nasi. Sampai akhirnya berobat ke dokter yang berbeda malah didiagnosa magh dan asam lambung. Kemudian suami memutuskan untuk membawa saya ke IGD karena keadaan saya ga kunjung membaik. Di sana saya cuma dikasih obat rawat jalan dengan catatan suruh balik lagi kalau masih demam. 

Hari berikutnya masih agak lemes, tapi nafsu makan sudah membaik. Tapi malam harinya saya demam tinggi, jam 1 malam suami bawa saya ke RS. Ternyata mata saya kuning, dan saya didiagnosa kena penyakit kuning dan harus dirawat. Karena saya juga batuk-batuk terus dan sedikit sesak nafas, saya harus dirontgen pagi harinya. 

Hasil rontgen positif pneumonia. Dan hasil cek darah menunjukkan kalau kadar bilirubin saya terlalu tinggi yang menyebabkan penyakit kuning atau gejala hepatitis. Kata dokter hepatitis bisa juga disebabkan terlalu banyak minum obat penurun panas dan pola makan yang kurang terjaga. Yaampun waktu itu baru pertama kalinya dirawat di RS dan kenapa penyakitnya kompleks sekali. 

Saya sudah nggak masuk kerja sekitar semingguan lebih waktu itu, sampai akhirnya suami meminta saya untuk resign saja, mengingat kata dokter pemulihan penumonia biasanya membutuhkan waktu sekitar 3-4 minggu untuk sembuh total. Alhamdulillah, setelah dirawat di RS selama 5 hari keadaan saya mulai membaik dan diperbolehkan pulang sambil rawat jalan.

Kondisi badan masih lemas untuk beraktivitas. Dokter bilang tenaga saya mungkin akan kembali pulih sekitar 2 minggu lagi. Jadi saya harus full istirahat di rumah dan nggak boleh kemana-mana. Akhirnya saya pun memutuskan resign dari tempat kerja. 

Nah karena sudah nggak kerja, akupun mulai fokus untuk program hamil lagi. Aku rajin minum infused water lemon atau jeruk nipis. Rajin olahraga setiap hari, dan sepedaan setiap minggu. Setelah sakit, periode haidku membaik. Meskipun haidnya ga pernah di tanggal yang sama setiap bulan, at least kurang dari 35 hari. 

Setelah tiga bulan haid teratur, waktu itu aku iseng testpack. Jadwal haidku harusnya tanggal 14 Juli. Waktu itu baru tanggal 10 Juli. Aku nggak merasakan gejala apa-apa cuma sering begah sama sendawa aja. Betapa bahagianya pas tau ternyata testpack menunjukkan dua garis tapi yang satu masih samar. FYI, 14 Juli adalah anniversary pernikahan kami yang pertama. Dan Allah sudah menyiapkan kado yang terindah buat kami. Suami pas dikasih tau matanya berkaca-kaca, terus meluk aku sambil bilang terima kasih.

Hasil testpack


Kami mencoba menyimpan kabar baik ini sampai kandungan saya agak besar, tapi berhubung waktu itu Bapak dan Ibu saya mau naik haji dan kami harus pulang kampung, kami sekalian saja bilang dan minta didoakan biar semuanya sehat dan lancar. Waktu itu sempat takut juga mau naik kereta karena umur kehamilan masih sangat muda dan rentan keguguran. Untungnya atas izin Allah anak kami begitu kuat di dalam kandungan dan bisa tumbuh normal di dalam rahimku. Alhamdulillah sekarang kandungan saya sudah masuk 35 minggu dan sedang harap-harap cemas menanti kelahiran anak kami. Doakan kami agar sehat-sehat terus dan dilancarkan semuanya ya.


0 Komentar untuk "Program Hamilku"

Lieve your comment below...

Back To Top