LightBlog

Followers

Blog Archive

Find Us On Facebook

Categories

Translate

Breaking

Recent In Internet

Recent Post

Video Of Day

Facebook

LightBlog

Recent

Adbox

Technology

Popular Posts

Tentang Penolakan

Kemarin, saya berjumpa seorang ibu penjual kue keliling yang setiap hari berpapasan dengan saya saat berangkat kerja. Beliau terlihat berbeda hari ini, wajahnya terlihat pucat dan dengan sedikit terbatuk-batuk, menawarkan kuenya kepada saya. “Pak kue pak...” Dari kejauhan, ibu itu terlihat menawarkan kuenya kepada bapak-bapak yang lewat. Tentu saja bapak itu menolak. Dan saya berani bertaruh sebelumnya masih banyak orang lain yang menjawab tidak.

“Neng kue neng....” Tiba saatnya ibu itu menawarkan kuenya kepada saya. Sayapun teringat belum sarapan, lalu membeli beberapa kuenya untuk mengganjal perut. Ternyata kuenya masih hangat dan ssaya dapat lumayan banyak. Setelah saya membayar, ibu itupun kembali menggendong dagangannya dan berjalan lagi. Sambil tentu tak lupa menawarkan kuenya pada hampir setiap orang yang ditemuinya.

Di perjalanan menuju kantor, saya berpikir. Saya pernah merasa iri melihat beberapa teman terlihat begitu hidup enak, ketika berikhtiar dan langsung diterima ikhtiarnya. Dan saat saya melihat kawan lainnya, terlihat langsung mendapat kesempatan bagus bahkan tanpa banyak berusaha.

Lalu saya langsung ciut, berapa kali saya berusaha kemudian ikhtiarnya digagalkan. Berapa kali saya meiminta lalu bahkan belum juga dikabulkan. Berapa kali saya berjuang sekuat tenaga, kepala menjadi kaki, kaki menjadi kepala, lagi-lagi hasilnya tak seperti yang diharapkan. Saya kemudian merasa menjadi satu-satunya yang mendapat penolakan .

Saya pernah putus asa. Seolah tidak tau takdir saya berada di mana. Saya pernah hampir menjadi pengecut karena tertolak berkali-kali. Saya baru menyadari, kalau kesabaran dan daya juang saya dibandingkan ibu-ibu penjual kue yang saya temui tidak ada apa-apanya.

Untuk teman-teman, yang sedang merasa tertolak, jangan menyerah. Barangkali, kalau kamu berusaha sedikit lagi, kamu akan segera menemukan takdirmu. Bismillah.

0 Komentar untuk "Tentang Penolakan"

Lieve your comment below...

Back To Top